Guru pesilat di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung ditangkap polisi. Pelaku berinisial RAS, 17, itu ditahan usai ditetapkan tersangka at...[read more] "> Guru pesilat di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung ditangkap polisi. Pelaku berinisial RAS, 17, itu ditahan usai ditetapkan tersangka at" />
Selasa, 05 Juli 2022
Follow Us:
11:06 WIB - Pilwako Pekanbaru 2024 Akan Habiskan Rp100 Miliar? | 11:06 WIB - Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Pesan Wabup Rohil Sulaiman | 11:06 WIB - Juni 2022, Riau Inflasi 1,86 Persen | 11:06 WIB - DPRD Kampar Paripurnakan Laporan Banggar Terhadap RPP APBD 2021 | 11:06 WIB - BAZNas Siak Khitan Massal 100 Anak Kurang Mampu | 11:06 WIB - Bupati Bengkalis Minta Pemuda dan Pelajar Sakai Terus Belajar
/ Hukum / Tendang Murid sampai Tewas, Guru Silat jadi Tersangka /
Tendang Murid sampai Tewas, Guru Silat jadi Tersangka
Sabtu, 11 Juni 2022 - 18:01:29 WIB

TERKAIT:
   
 
BANYUWANGI (bidikonline)  - Guru pesilat di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung ditangkap polisi. Pelaku berinisial RAS, 17, itu ditahan usai ditetapkan tersangka atas kasus kematian murid silatnya, MD, 18, warga Pesanggaran. Pelaku menendang dada korban hingga tewas saat latihan.

Kapolsek Siliragung AKP Abdul Rohman menjelaskan RAS ditetapkan tersangka usai dilaporkan oleh keluarga korban. Mereka tak terima atas kematian anaknya saat latihan. Setelah memeriksa pelaku dan sejumlah saksi, polisi akhirnya menetapkannya sebagai tersangka.


"Tersangka saat ini sudah ditahan," kata Abdul Rohman, Jumat, 10 Juni 2022.

Rohman mengatakan kejadian ini bermula saat korban bersama 11 orang rekannya yang dipandu 6 pelatih berlatih silat di Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung. Korban disebut menerima tendangan saat latihan reflek pukulan dan tendangan.

"Ketika korban memasuki materi latihan reflek pukulan, tendangan dan bundaran, saat itu korban terkena tendangan pelatihnya di bagian dada," jelasnya.

Akibatnya korban mengalami sesak nafas dan dilarikan ke Puskesmas Pesanggaran. Dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, korban meninggal dunia. Pihak pelatih kemudian menghubungi keluarga MD. Keluarga yang tak terima, melaporkannya ke Mapolsek Siliragung.

"Dilaporkan sekitar jam 23.30 WIB dengan sangkaan penganiayaan sesuai pasal 351 KUHP," tambahnya.***


Berita Lainnya :
  • Pilwako Pekanbaru 2024 Akan Habiskan Rp100 Miliar?
  • Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Pesan Wabup Rohil Sulaiman
  • Juni 2022, Riau Inflasi 1,86 Persen
  • DPRD Kampar Paripurnakan Laporan Banggar Terhadap RPP APBD 2021
  • BAZNas Siak Khitan Massal 100 Anak Kurang Mampu
  • Bupati Bengkalis Minta Pemuda dan Pelajar Sakai Terus Belajar
  • Bupati Meranti Tinggalkan Acara Dinkes Riau
  • Komisi IV DPRD Riau Melakukan Kunjungan Observasi ke DPRD Kepri
  • Komisi II DPRD Provinsi Riau Melakukan Kuntil ke UPT KPH Mandau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan