Polresta Pekanbaru gelandang pasangan suami istri (Pasutri) lantaran menyimpan sabu seberat 1 kilogram, Happy Five 3.202 butir dan Pil ...[read more] "> Polresta Pekanbaru gelandang pasangan suami istri (Pasutri) lantaran menyimpan sabu seberat 1 kilogram, Happy Five 3.202 butir dan Pil " />
Selasa, 05 Juli 2022
Follow Us:
11:06 WIB - Pilwako Pekanbaru 2024 Akan Habiskan Rp100 Miliar? | 11:06 WIB - Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Pesan Wabup Rohil Sulaiman | 11:06 WIB - Juni 2022, Riau Inflasi 1,86 Persen | 11:06 WIB - DPRD Kampar Paripurnakan Laporan Banggar Terhadap RPP APBD 2021 | 11:06 WIB - BAZNas Siak Khitan Massal 100 Anak Kurang Mampu | 11:06 WIB - Bupati Bengkalis Minta Pemuda dan Pelajar Sakai Terus Belajar
/ Hukum / Miliki Sabu dan Ribuan Ekstasi, Pasutri Ini dibekuk Polisi /
Miliki Sabu dan Ribuan Ekstasi, Pasutri Ini dibekuk Polisi
Sabtu, 18 Juni 2022 - 11:04:34 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU (bidikonline) - Polresta Pekanbaru gelandang pasangan suami istri (Pasutri) lantaran menyimpan sabu seberat 1 kilogram, Happy Five 3.202 butir dan Pil Ekstasi 3.951 butir di sebuah kamar kos kosan yang berada di Jalan Karya Ini, Kecamatan Bukit Raya, Pekanbaru. Keduanya diamankan pada Jumat (10/6/22) lalu.

Kedua pelaku adalah CPP (21) dan NMA (21) yang sudah diamankan di Mapolresta Pekanbaru beserta barang buktinya. Meraka berhasil ditangkap setelah polisi mendapatkan informasi terkait kegiatan menjual barang haram tersebut dari masyarakat.

Dalam temu persnya Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Pria Budi menjelaskan jaringan narkoba di Riau itu ditangkap setelah masyarakat sekitar merasa curiga terhadap pasangan tersebut.

"Modusnya mereka menyimpan sabu dengan berkamuflase menjual baju di bagian depan kontrakan rukonya. Ternyata di dalam kamar menyimpan sabu," paparnya, Jumat (17/06/22).

Dari keterangan keduanya, usahanya itu telah dijalankan sejak dua tahun silam. Mereka mengedarkan barang haram itu di Pekanbaru.

Selain keduanya, polisi juga turut mencokok AA (27). Dimana di tempat tinggalnya yang berada di jalan Melati , Pekanbaru ditemukan 4,5 kilogram sabu dan pil ekstasi sebanyak 45.163 butir.

"Kami pastikan barang-barang haram ini berasal dari Malaysia. Para pelaku mengaku mendapatkan narkoba ini dari NB yang kini statusnya DPO," tutur Budi.

Atas perbuatannya tersebut, para pelaku dijerat pasal 114 Ayat 1 atau Pasal 112 Ayat 1 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Untuk pasutri CPP dan NMA dijerat pula dengan pasal 60 dan 62 UU RI tentang psikotropika.***


Berita Lainnya :
  • Pilwako Pekanbaru 2024 Akan Habiskan Rp100 Miliar?
  • Pimpin Apel Senin Pagi, Ini Pesan Wabup Rohil Sulaiman
  • Juni 2022, Riau Inflasi 1,86 Persen
  • DPRD Kampar Paripurnakan Laporan Banggar Terhadap RPP APBD 2021
  • BAZNas Siak Khitan Massal 100 Anak Kurang Mampu
  • Bupati Bengkalis Minta Pemuda dan Pelajar Sakai Terus Belajar
  • Bupati Meranti Tinggalkan Acara Dinkes Riau
  • Komisi IV DPRD Riau Melakukan Kunjungan Observasi ke DPRD Kepri
  • Komisi II DPRD Provinsi Riau Melakukan Kuntil ke UPT KPH Mandau
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan