Sebanyak 35 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau bel...[read more] "> Sebanyak 35 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau bel" />
Sabtu, 13 08 2022
Follow Us:
18:23 WIB - TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah | 18:23 WIB - Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM | 18:23 WIB - Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya | 18:23 WIB - Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya | 18:23 WIB - Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos | 18:23 WIB - DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
/ Meranti / 35 PPPK Guru di Meranti Belum Terima SK, 3 Orang Belum Ada Kejelasan /
35 PPPK Guru di Meranti Belum Terima SK, 3 Orang Belum Ada Kejelasan
Kamis, 28 Juli 2022 - 17:18:56 WIB

TERKAIT:
   
 
SELATPANJANG (bidikonline)  – Sebanyak 35 orang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau belum menerima SK.

Mereka yang belum menerima masih menunggu, jelang terbitnya pertimbangan teknis (Pertek) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Diketahui, penyerahan 233 SK PPPK tersebut rampung dilaksanakan langsung oleh Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti, H Muhammad Adil, Senin (25/7/2022) pagi yang lalu.

"Iya 233 SK sudah diserahkan. Sisa 35 orang lagi yang belum. SK mereka menyusul jelang perteknya terbit," ungkap Plt Kepala Badan BKPSDM Kabupaten Kepulauan Meranti Ratna Juwita, Rabu (27/7/2022) siang.

Dari informasi yang ia terima melalui BKN menindaklanjuti nasib peserta yang belum menerima SK, masih diperjuangkan.

Bahkan 32 orang diantaranya telah mendapat gambaran positif, karena pertek-nya telah disetujui. Namun terhadap sisa 3 orang lainnya belum ada kejelasan.

"Dari 35, terdapat 32 orang sudah ada kejelasan. Kabar yang kita terima perteknya sudah keluar. Hanya saja belum ditandatangani. Sisa 3 lainnya belum ada gambaran sama sekali," bebernya.

Ia tidak menampik penerbitan hingga penyerahan SK memakan waktu yang cukup panjang. Hal ini menurutnya dipicu oleh sejumlah kendala teknis setelah seleksi rampung.

"Persoalan yang dimaksud mulai dari latar belakang pendidikan yang tidak linier, namun dominan disebabkan gagalnya proses pengiriman berkas elektronik ke sistem oleh peserta dengan keterangan sukses. Sehingga berdampak penerbitan SK peserta lainnya," ujarnya.

Walaupun demikian ia mengaku masih berjuang untuk melakukan koordinasi agar penetapan sejumlah peserta yang dimaksud rampung seperti yang diinginkan bersama.***


Berita Lainnya :
  • TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah
  • Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM
  • Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya
  • Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya
  • Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos
  • DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
  • Tegas, Presiden Jokowi Berani Tolak Usulan Menko Luhut
  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun
  • Ini Agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru Bulan Agustus
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan