Kopda Muslimin atau Kopda M yang diduga dalang penembakan istrinya, Rina Wulandari, tewas di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kabu...[read more] "> Kopda Muslimin atau Kopda M yang diduga dalang penembakan istrinya, Rina Wulandari, tewas di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kabu" />
Sabtu, 13 08 2022
Follow Us:
18:23 WIB - TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah | 18:23 WIB - Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM | 18:23 WIB - Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya | 18:23 WIB - Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya | 18:23 WIB - Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos | 18:23 WIB - DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
/ Nasional / Kopda M Tewas Usai Minta Maaf ke Orang Tuanya /
Kopda M Tewas Usai Minta Maaf ke Orang Tuanya
Kamis, 28 Juli 2022 - 17:30:59 WIB

TERKAIT:
   
 
SEMARANG (bidikonline) – Kopda Muslimin atau Kopda M yang diduga dalang penembakan istrinya, Rina Wulandari, tewas di rumah orang tuanya di Kelurahan Trompo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Kamis (28/7/2022) pagi. Sebelum tewas Kopda M muntah-muntah.

Dikutip dari Kompas.com, jasad Kopda M pertama kali ditemukan ayahnya, Mustaqim, di dalam kamar, sekitar pukul 07.00 WIB.

Setelah proses olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas Inafis Polres Kendal segera membawa jenazah Kopda Muslimin ke RS Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi yang datang langsung ke lokasi kejadian membenarkan meninggalnya Kopda Muslimin.

''Tadi pagi pulang ke rumah orang tuanya,'' katanya.

Menurut dia, Kopda Muslimin sempat meminta maaf kepada kedua orang tuanya karena telah melakukan perbuatan yang salah.

Sesaat kemudian, kata dia, Kopda Muslimin masuk ke dalam kamar dan muntah-muntah.

Menurut Luthfi, ayah Kopda Muslimin, Mustaqim, lalu masuk dan menemukan Kopda Muslimin sudah meninggal dunia.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap empat terduga pelaku penembakan terhadap Rina Wulandari, istri Kopda Muslimin, pada 18 Juli 2022.

Keempat pelaku mengaku dibayar oleh Kopda Muslimin sebesar Rp120 juta untuk melakukan upaya pembunuhan terhadap Rina.   

Para pelaku adalah S alias Babi, eksekutor penembakan, P bertugas sebagai pengendara sepeda motor Kawasaki Ninja, kemudian S dan AS alias Gondrong berperan sebagai pengawas saat aksi penembakan dilakukan.***


Berita Lainnya :
  • TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah
  • Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM
  • Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya
  • Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya
  • Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos
  • DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
  • Tegas, Presiden Jokowi Berani Tolak Usulan Menko Luhut
  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun
  • Ini Agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru Bulan Agustus
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan