Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti angkat bicara terkait salah satu peserta yang lulus seleksi administrasi Dewan Pendidikan Provins...[read more] "> Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti angkat bicara terkait salah satu peserta yang lulus seleksi administrasi Dewan Pendidikan Provins" />
Sabtu, 13 08 2022
Follow Us:
18:23 WIB - TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah | 18:23 WIB - Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM | 18:23 WIB - Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya | 18:23 WIB - Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya | 18:23 WIB - Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos | 18:23 WIB - DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
/ Riau / DPRD Riau: Tak Etis Mantan Napi Koruptor Lulus Dewan Pendidikan /
DPRD Riau: Tak Etis Mantan Napi Koruptor Lulus Dewan Pendidikan
Kamis, 04 Agustus 2022 - 18:12:04 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU (bidikonline)  - Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti angkat bicara terkait salah satu peserta yang lulus seleksi administrasi Dewan Pendidikan Provinsi Riau adalah mantan narapidana kasus korupsi. Diketahui, ada 12 orang peserta yang lulus seleksi administrasi.

Peserta yang lulus tersebut adalah Agus Dwi Sumarno yang merupakan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Riau. Agus Dwi Sumarno pernah menjadi narapidana kasus korupsi pembangunan proyek Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar Integritas.

"Kalau lulus administrasi boleh saja, kalau sudah ditentukan jadi itu baru tak boleh. Masih banyak orang baik di dunia pendidikan ini," kata Poti, Kamis (4/8/2022).

Menurut dia, lulusnya Agus Dwi Sumarno pada tahap seleksi administrasi bukan kecerobohan Pansel karena memang dalam sistem administrasi yang lulus harus diumumkan.

"Ada tim seleksi, wawancara, baru keputusan. Kalau sudah diputuskan orang tersebut, itu baru kecerobohan Pansel. Kalau hanya administrasi tak ada masalah," ujar politikus PDIP itu.

Dia berpendapat, kalau sampai Agus Dwi Sumarno dinyatakan lulus sebagai anggota Dewan Pendidikan Riau, maka kredibilitas Pansel patut diragukan.

"Saya tak tahu aturannya boleh atau tidak, tapi secara etika dan moral itu tak baik. Memberikan masukan dan pengawasan di dunia pendidikan, layak atau tidak eks narapidana. Publik bisa menilai sendiri," kata Poti.(hrc)


Berita Lainnya :
  • TP2GD Pekanbaru Akan Kembali Usulkan Sejumlah Tokoh Menjadi Pahlawan Daerah
  • Diskop Gelar Pelatihan Menjahit bagi Pelaku UMKM
  • Bupati Inhil Tanam Perdana Kelapa Sawit Program PKSP di Desa Harapan Jaya
  • Ferdy Sambo Minta Maaf Rekan Sejawat Polri Terseret Pusaran Kasusnya
  • Bupati Inhil Pantau Pekerjaan Jalan yang Sempat Viral di Medsos
  • DPRD Pelalawan Berpotensi Tambah 5 Kursi, KPU Tunggu Keputusan KPU RI
  • Tegas, Presiden Jokowi Berani Tolak Usulan Menko Luhut
  • Realisasi APBD Riau: Keuangan Baru Rp3,7 Triliun
  • Ini Agenda Rapat Paripurna DPRD Kota Pekanbaru Bulan Agustus
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan