Hen (44) warga Perumahan Manunggal Jaya Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar ditahan aparat Polsek setempat. Ia jadi tersangka t...[read more] "> Hen (44) warga Perumahan Manunggal Jaya Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar ditahan aparat Polsek setempat. Ia jadi tersangka t" />
Kamis, 08 Desember 2022
Follow Us:
16:41 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 16:41 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 16:41 WIB - Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif | 16:41 WIB - Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online | 16:41 WIB - DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023 | 16:41 WIB - Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
/ Politik / Selingkuh Masa Lalu Bikin Seorang Istri di Kampar Dihajar Suami Hingga Tewas /
Selingkuh Masa Lalu Bikin Seorang Istri di Kampar Dihajar Suami Hingga Tewas
Selasa, 09 Agustus 2022 - 14:22:49 WIB

TERKAIT:
   
 
PEKANBARU (bidikonline) - Hen (44) warga Perumahan Manunggal Jaya Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, Kampar ditahan aparat Polsek setempat. Ia jadi tersangka tindak kekerasan yang menyebabkan korban meninggal. Yang dipukul dan ditendangnya adalah NE (49), istrinya sendiri.

"Pelaku sudah kita tangkap setengah jam setelah kejadian. Saat ini sudah kita tahan dijerat pasal 351 KUHP," ujar Kapolsek Tambang Iptu Mardani Tohenes kepada wartawan, Senin malam (8/8/2022).

Dipaparkan Dani, Hen kalap setelah cecok dengan istrinya. Pemicu adu mulut adalah tindak selingkuh korban yang dilakukan di masa lalu. Diungkit Hen dan korban tak terima. Suami-istri pun bertengkar. Hen kalap lalu Memukuli korban pada bagian kepala, dada, dan perut.

Tidak ingin terus jadi bulan-bulanan amukan suami, NE sempat kabur dari rumah menuju rumah Yasri Yanto, Ketua RT di Perumahan Manunggal Jaya, namun nahas, korban mengembuskan napas terakhirnya di rumah Pak RT.

Dani menjelaskan, polisi mendapat laporan kejadian dari Yasri Yanto (35), Ketua RT di Perumahan Manunggal Jaya. "Kejadian ini pada Sabtu (6/8) sekitar pukul 14.10 WIB, korban NE datang ke rumah Pak RT Yasri Yanto dengan keadaan wajah wajah dan ketakutan. Korban mengatakan, 'Tolong, tolong Pak RT, saya dipukuli suami saya'," ujar Dani.

Selanjutnya Yasri mencoba untuk menyaksikan korban dengan menyampaikan "Ibu di sini aman, ibu tenang aja di sini".

Selain itu, korban juga meminta tolong kepada Yasri agar sepeda motor miliknya diserahkan ke dalam rumah. Saat itu korban telungkup ke lantai di ruang tamu.

Setelah itu, Yasri mencoba menemui Hen di rumahnya, namun mereka tidak bertemu. Ketua RT ini pun kembali ke rumahnya dan masih melihat korban tidur telungkup. Ternyata NE sudah pergi untuk selamanya.***


Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau
  • Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025
  • Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif
  • Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online
  • DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023
  • Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
  • Pengesahan APBD Perubahan TA 2022 Sebesar Rp 2,587 T
  • Bupati HM Wardan Buka Bimtek bagi Penyuluh dan Petani Kabupaten Inhil
  • Polres Inhil Tingkatkan Kemahiran Personil Gunakan Senjata Api
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan