Usai melaksanakan penandatangan nota kesepahaman tentang biaya pendidikan dengan pihak Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat, Kami...[read more] "> Usai melaksanakan penandatangan nota kesepahaman tentang biaya pendidikan dengan pihak Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat, Kami" />
Kamis, 08 Desember 2022
Follow Us:
16:41 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 16:41 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 16:41 WIB - Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif | 16:41 WIB - Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online | 16:41 WIB - DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023 | 16:41 WIB - Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
/ Meranti / Bupati Instruksikan Bappeda Tindaklanjuti /
Dapat Tawaran Kerjasama Penelitian dari Unand,
Bupati Instruksikan Bappeda Tindaklanjuti
Jumat, 12 Agustus 2022 - 18:03:55 WIB

TERKAIT:
   
 
PADANG (bidikonline) - Usai melaksanakan penandatangan nota kesepahaman tentang biaya pendidikan dengan pihak Universitas Andalas (Unand) Sumatera Barat, Kamis (11/8/2022), Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil, SH, MM melaksanakan diskusi bersama civitas akademika Unand.

Dalam diskusi tersebut, Bupati H. M Adil menjelaskan beberapa hal terkait potensi sumber daya alam di Meranti. Diantaranya, hasil perkebunan seperti sagu, kopi, kelapa dan karet. Termasuk potensi kelautan seperti, program kampung kakap putih dari pemerintah pusat.

Mendengar pemaparan dari Bupati H. M Adil, Dekan Fakultas Pertanian Unand Dr. Ir. Indra Dwipa, MS menyampaikan beberapa tawaran kerjasama terkait penelitian, khususnya pengelolaan limbah yang dihasilkan dari industri sagu di Meranti.

"Disertasi S3 saya meneliti limbah sagu untuk diolah menjadi bioetanol sebagai salah satu alternatif pengganti bahan bakar untuk kendaraan. Dan itu berhasil," kata Indra.

Untuk itu dia menawari Pemkab Meranti dalam memanfaatkan limbah sagu yang selama ini terbuang dan mengancam kelestarian lingkungan. Selain itu, dengan mengubah limbah sagu menjadi bioetanol akan mampu memberikan dampak positif dari sisi ekonomi.

"Kami tim dari Unand siap membantu Pemkab Meranti. Kita bisa memanfaatkan program matching fund kedaireka dari pemerintah pusat. Dengan ini Pemkab akan sangat terbantu jika berhasil didapatkan," kata Dekan Fakultas Pertanian Universitas Andalas itu.

Direktur Kerjasama dan Hilirisasi Unand, Dr. Muhammad Makky menambahkan Kedaireka merupakan platform program kolaborasi antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri yang di dalamnya termasuk pemerintah daerah. Menurutnya program tersebut sebagai upaya meningkatkan kemandirian dalam menghasilkan inovasi yang bisa menyelesaikan permasalahan di tengah masyarakat, daerah dan bangsa.

"Kami dari tim siap membantu menyiapkan proposal dalam rangka matching fund. Ini dibiayai kementerian, kita melakukan riset bekerjasama dengan pemerintah daerah," kata Makky.

Bupati Kepulauan Meranti H. Muhammad Adil mengaku tertarik dengan tawaran riset dari para akademisi Universitas Andalas itu. Terutama dalam pengelolaan limbah sagu menjadi produk yang bernilai ekonomis, baik dalam bentuk bioetanol, pakan ternak maupun hasil rekacipta lainnya.

"Sebagaimana kita ketahui, limbah sagu di Meranti sangat mengkhawatirkan," sebut Adil.

Dia memerintahkan Bappedalitbang Kepulauan Meranti untuk segera berkordinasi dengan satuan kerja terkait untuk menindaklanjuti tawaran riset dari Unand tersebut. Hal itu juga, kata Adil, sejalan dengan amanah pemerintah pusat yang selalu disampaikan lewat Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) maupun Asosiasi Pemerintah Daerah Kepulauan dan Pesisir Seluruh Indonesia (Aspeksindo).

"Bukan hanya limbah sagu, tapi jajaki juga potensi kerjasama yang lain. Baik itu peternakan, pertanian ataupun pengembangan sumber daya manusia. Manfaatkan program ini semaksimal mungkin," tegasnya.

Sebagaimana diketahui, program matching fund Kedaireka yang diluncurkan tahun 2021 itu merupakan mandat dari Presiden Joko Widodo dalam rangka penguatan ekonomi nasional pasca pandemi Covid19.

Tahun 2022 ini, melalui Kedaireka atau Kerjasama Dunia Usaha dan Kreasi Reka pemerintah menggelontorkan anggaran hingga dua triliun rupiah yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.(rtc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau
  • Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025
  • Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif
  • Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online
  • DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023
  • Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
  • Pengesahan APBD Perubahan TA 2022 Sebesar Rp 2,587 T
  • Bupati HM Wardan Buka Bimtek bagi Penyuluh dan Petani Kabupaten Inhil
  • Polres Inhil Tingkatkan Kemahiran Personil Gunakan Senjata Api
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan