Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai mengukuhkan kepengurusan Forum Masyarakat Peduli Kita Berantas Stunting (PELITA BERANTING) Kelura...[read more] "> Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai mengukuhkan kepengurusan Forum Masyarakat Peduli Kita Berantas Stunting (PELITA BERANTING) Kelura" />
Rabu, 19 Juni 2024
Follow Us:
11:13 WIB - Pemkab Siak dan Batubara Teken Kesepahaman Bersama | 11:13 WIB - Tarif Parkir Baru untuk Pasar Tradisional Pekanbaru Resmi Diberlakukan | 11:13 WIB - Pj Wali Kota Pekanbaru Ajak Semua Pihak Komitmen Menanggulangi Penyebaran TBC | 11:13 WIB - Kadisdik Komitmen Bersama untuk PPDB Bersih di Riau | 11:13 WIB - Bupati Rohil Pimpin Rapat Persiapan Event Bakar Tongkang 2024 | 11:13 WIB - Pengukuhan Kepala OJK Riau, Ini Harapan Pj Gubri SF Hariyanto
/ Dumai / Perlu Penanganan Terpadu Stunting, Sekdako Dumai Kukuhkan PELITA BERANTING /
Perlu Penanganan Terpadu Stunting, Sekdako Dumai Kukuhkan PELITA BERANTING
Sabtu, 05 November 2022 - 15:05:36 WIB

TERKAIT:
   
 
DUMAI (bidikonline)- Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Dumai mengukuhkan kepengurusan Forum Masyarakat Peduli Kita Berantas Stunting (PELITA BERANTING) Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur, Kamis (3/11/2022).

Wadah ini merupakan salah satu upaya Pemkot Dumai untuk menekan angka kasus stunting di wilayahnya, khususya di Bukit Kapur, Bagan Besar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai, H. Indra GunawanM.Si selaku Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Dumai mengukuhkan sebanyak 22 anggota forum yang dinahkodai oleh Ernawati tersebut.

Turut hadir, Ketua TP PKK Kota Dumai, Hj. Leni Ramaini, SKM yang juga Ketua Forum Kota Sehat Kota Dumai, Ketua DWP Kota Dumai Hj. Darnitawati, Kepala Badan dan Dinas terkait, dan Camat Bukit Kapur Agus Gunawan.

"Atas nama Pemerintah Kota Dumai, kami menyampaikan apresiasi. Semoga komitmen dari seluruh pihak yang tergabung didalam forum dapat dipegang teguh demi terwujudnya penurunan stunting di Kota Dumai khususnya di Kelurahan Bagan Besar," tuturnya.

Sebagai informasi, acara pengukuhan yang dilangsungkan di Aula Kantor Camat Bukit Kapur ini, merupakan wujud implementasi Rancangan Aksi Perubahan Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kota Dumai Shintia Riza, SKM, M.Si.

Selaku Project Leader Aksi Perubahan, Shintia Riza dalam laporannya mengungkapkan, stunting merupakan salah satu masalah gizi terbesar pada balita Indonesia saat ini.

"Dari hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dilaksanakan Kementerian Kesehatan di tahun 2021, kasus stunting di Kota Dumai berada diangka 23 persen, lebih tinggi dari kasus stunting di Provinsi Riau yang berada diangka 22,4 persen dari target 14 persen," ungkapnya.

Lanjutnya, Kelurahan Bagan Besar adalah salah satu dari 10 lokasi khusus (lokus) stunting yang perlu mendapatkan upaya penanganan secara terpadu.

"Penanganan stunting memerlukan upaya penanganan secara terpadu mencakup intervensi gizi, baik secara spesifik dan sensitive. Melalui penyelenggaraan intervensi secara terpadu untuk menyasar kelompok prioritas, didukung peran aktif masyarakat dan stakeholder, menjadi kunci keberhasilan penanganan stunting," ucapnya.

Atas dasar itulah Shintia menggagas pembentukan Forum Masyarakat PELITA BERANTING di Kelurahan Bagan Besar Kecamatan Bukit Kapur dengan bimbingan mentor Kepala Dinkes Kota Dumai, dr. Syaiful, MKM.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kami ucapkan kepada Pemerintah Kota Dumai dan seluruh pihak terkait dan segenap masyarakat yang tergabung dalam Forum Masyarakat PELITA BERANTING sehingga Rancangan Aksi Perubahan ini dapat terealisasi. Semoga apa yang kita lakukan terus mendapat dukungan dan diridhoi Allah SWT," pungkasnya.

Selain pengukuhan Forum Masyarakat PELITA BERANTING, juga dilakukan Deklarasi Stop Buang Air Besar Sembarangan (BAPS) yang dinyatakan oleh perwakilan RT dari Kelurahan Bukit Kapur, Kelurahan Bagan Besar, dan Kelurahan Bukit Kayu Kapur.

Usai deklarasi, dilanjutkan dengan  penyerahan Stimulan Jamban secara simbolis kepada perwakilan RT yang hadir, penyerahan alat antropomedi KIT kepada perwakilan Ketua Kader Posyandu Kelurahan Bukit Kapur dan Kelurahan Bukit Kayu Kapur oleh Ketua TP PKK Kota Dumai didampingi Ketua DWP Kota Dumai.

Tak hanya itu, Kepala Dinas Kesehatan Syaiful juga menyerahkan seperangkat Food Model kepada Forum Masyarakat PELITA BERANTING yang dapat digunakan sebagai alat peraga penyuluhan atau konseling gizi di tengah-tengah masyarakat nantinya.(rsc)


Berita Lainnya :
  • Pemkab Siak dan Batubara Teken Kesepahaman Bersama
  • Tarif Parkir Baru untuk Pasar Tradisional Pekanbaru Resmi Diberlakukan
  • Pj Wali Kota Pekanbaru Ajak Semua Pihak Komitmen Menanggulangi Penyebaran TBC
  • Kadisdik Komitmen Bersama untuk PPDB Bersih di Riau
  • Bupati Rohil Pimpin Rapat Persiapan Event Bakar Tongkang 2024
  • Pengukuhan Kepala OJK Riau, Ini Harapan Pj Gubri SF Hariyanto
  • Pemko Pekanbaru Siap Sukseskan Pilkada 2024 dengan Persiapan Matang
  • Terkait Keberlangsungan Media Pers di Riau, SPS Riau Gelar Bimtek
  • Bus Study Tour Siswa SD Tabrak Truk di Jalan Lintas Timur
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan