Seorang remaja perempuan di Kuningan, Jawa Barat, menjadi korban rudapaksa sejak kelas 6 SD hingga kelas 9 SMP. Pelakunya ayah tiri kor...[read more] "> Seorang remaja perempuan di Kuningan, Jawa Barat, menjadi korban rudapaksa sejak kelas 6 SD hingga kelas 9 SMP. Pelakunya ayah tiri kor" />
Kamis, 08 Desember 2022
Follow Us:
16:41 WIB - Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau | 16:41 WIB - Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025 | 16:41 WIB - Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif | 16:41 WIB - Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online | 16:41 WIB - DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023 | 16:41 WIB - Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
/ Hukum / Kebejatan Ayah Tiri Terungkap Setelah Bibi Lihat Celana Keponakan Melorot /
Kebejatan Ayah Tiri Terungkap Setelah Bibi Lihat Celana Keponakan Melorot
Sabtu, 19 November 2022 - 12:56:17 WIB

TERKAIT:
   
 

KUNINGAN ( bidikonline) - Seorang remaja perempuan di Kuningan, Jawa Barat, menjadi korban rudapaksa sejak kelas 6 SD hingga kelas 9 SMP. Pelakunya ayah tiri korban, yakni DS (39).

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Kuningan segera menangkap DS setelah menerima laporan dari ibu korban.

Dikutip dari Inews.id, Kasatreskrim Polres Kuningan AKP Hafid Firmansyah mengatakan, berdasarkan pengakuan korban, aksi bejat itu ini berungkali dilakukan pelaku di rumahnya, saat ibu kandung korban tidak di rumah.

"DS melakukan tindakan bejatnya sejak korban masih kelas 6 SD. Sekarang korban telah berusia 14 tahun dan duduk di kelas 9 SMP," kata AKP Hafid Firmansyah, Kamis (17/11/2022)

AKP Hafid Firmansyah menuturkan, kebejatan tersangka DS terungkap saat bibi korban datang berkunjung dan merasa curiga saat mendapati kondisi pakaian korban berantakan dengan celana dalamnya melorot.

Kemudian bibi korban menceritakan yang dilihatnya ke ibu korban. Bibi korban juga meminta ibu korban untuk menanyakan kepada putrinya, apa yang telah terjadi.

“Bibi korban merasa curiga dengan pakaian, terutama celana dalam yang dipakai korban melorot. Sang bibi menceritakan kejadian itu kepada ibu korban serta meminta agar menanyakan apa yang telah dilakukan ayah tiri korban,” ujar AKP Hafid Firmansyah.

Setelah didesak oleh ibu kandungnya, korban pun jujur menceritakan kejadian sebenarnya. Korban mengaku telah bertahun-tahun diperkosa DS.

Setelah mendengar pengakuan itu, ibu korban emosi. Kemudian bersama keluarga melaporkan kelakuan bejat DS ke pihak kepolisian.

“Setelah mendapatkan laporan kami langsung menangkap DS, dan saat ini pelaku sudah diamankan untuk menjalani pemeriksaan,” tutur Kasatreskrim Polres Kuningan.

Pelaku DS dijerat Pasal 81 Ayat 1 dan 2 UU RI Nomor 17 Tahun 2016, tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (grc)


Berita Lainnya :
  • Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Piagam dari DJPb Riau
  • Bupati HM. Wardan Hadiri Pelantikan IDI Inhil Periode 2022-2025
  • Sekda Siak Apresasi Dinas (LHK) Riau Bagian 10 Ribu Bibit Pohon Produktif
  • Polsek Kabun Ringkus Tersangka Perjudian Togel Online
  • DPRD Kampar Gelar Rapat Paripurna, Penyampaian RaNperda APBD 2023
  • Jawaban Pemerintah Terhadap Laporan Banggar APBD 2023 dan Pengesahan Dua Ranperda
  • Pengesahan APBD Perubahan TA 2022 Sebesar Rp 2,587 T
  • Bupati HM Wardan Buka Bimtek bagi Penyuluh dan Petani Kabupaten Inhil
  • Polres Inhil Tingkatkan Kemahiran Personil Gunakan Senjata Api
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan