Seekor anak gajah bernama Damar yang berada di Unit Konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina ditemukan mati oleh petugas....[read more] "> Seekor anak gajah bernama Damar yang berada di Unit Konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina ditemukan mati oleh petugas." />
Jum'at, 01 Maret 2024
Follow Us:
19:24 WIB - Ini Caleg Dapil Kampar yang Diprediksi Duduk di DPRD Riau | 19:24 WIB - Hari Jadi Kabupaten Kampar ke 74, DPRD Menggelar Rapat Paripurna Istimewa | 19:24 WIB - Pj.Bupati Kampar Pimpin Upacara Puncak Hut Kampar Ke-74 | 19:24 WIB - Gubri Edy Natar Nasution Hadiri Milad ke-23 Baznas Provinsi Riau | 19:24 WIB - Pj Bupati Kampar Berharap Bimbingan BPK dalam Pengelolaan PAD | 19:24 WIB - Pj. Bupati Kampar berikan Bantuan Sampan Mesin Untuk Kelompok Nelayan
/ Kampar / Terkena Virus, Anak Gajah di Buluh Cina Ditemukan Mati /
Terkena Virus, Anak Gajah di Buluh Cina Ditemukan Mati
Rabu, 18 Januari 2023 - 16:02:49 WIB

TERKAIT:
   
 
 PEKANBARU ( BIDIKONLINE ) - Seekor anak gajah bernama Damar yang berada di Unit Konservasi Taman Wisata Alam (TWA) Buluh Cina ditemukan mati oleh petugas.

Kepala Balai Besar KSDA Riau, Genman S. Hasibuan mengatakan, gajah yang lahir di TWA Buluh Cina pada tanggal 3 Juli 2020 tersebut ditemukan petugas dalam keadaan tidak bergerak.

"Saat itu pelatih gajah hendak melakukan pengecekan dan memindahkan gajah ke hutan. Sampai di tempat ikatan, petugas melihat gajah Damar dalam posisi rebah (tidak bergerak). Dalam pikiran petugas bahwa gajah Damar masih tidur," kata Genman, Rabu (18/1/2023).

Namun setelah dipastikan oleh petugas tersebut, ternyata gajah Damar telah mati. Padahal sebelumnya petugas piket masih melihat gajah Damar kondisi baik dan tidak ada gejala yang mencurigakan terkena sakit.

Segera setelah menerima laporan tersebut, Tim medis Balai Besar KSDA Riau dipimpin melakukan nekropsi untuk mendiagnosa penyebab kematian gajah Damar.

"Sample berupa lidah, hati, limpa, lambung, ginjal, jantung, paru paru, dan cairan perikardium gajah hasil nekropsi dikirim ke laboratorium di Kota Bogor untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian gajah Damar," ungkapnya.

Pada tanggal 17 Januari 2023, uji laboratorium telah keluar dengan hasil gajah Damar jenis kelamin jantan berumur 2 tahun 4 bulan mati disebabkan Positif Elephant Endotheliotropic Herpes Virus (EEHV).

"Jenis virus tersebut sangat susah diprediksi, gejalanya tidak terlihat jelas bila hanya melihat dari fisik gajah, namun dapat menyerang dengan cepat pada anakan gajah," ungkapnya. (CKP)


Berita Lainnya :
  • Ini Caleg Dapil Kampar yang Diprediksi Duduk di DPRD Riau
  • Hari Jadi Kabupaten Kampar ke 74, DPRD Menggelar Rapat Paripurna Istimewa
  • Pj.Bupati Kampar Pimpin Upacara Puncak Hut Kampar Ke-74
  • Gubri Edy Natar Nasution Hadiri Milad ke-23 Baznas Provinsi Riau
  • Pj Bupati Kampar Berharap Bimbingan BPK dalam Pengelolaan PAD
  • Pj. Bupati Kampar berikan Bantuan Sampan Mesin Untuk Kelompok Nelayan
  • Pj Sekda Kampar Hadiri Pelantikan PWI Provinsi Riau Periode 2023-2028
  • Pelanti Hambali ; Bersinergi Berikan Kontribusi Ide dan Pemikiran Dalam Membangun Kampar
  • Pj Bupati Kampar ; Terimakasih Pengabdian Pak Dewa di Kampar
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan