Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berencana menutup perkebunan PT Barito Riau Jaya yang terletak di Kecamatan Logas ...[read more] "> Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berencana menutup perkebunan PT Barito Riau Jaya yang terletak di Kecamatan Logas " />
Senin, 30 Januari 2023
Follow Us:
15:33 WIB - Buka MTQ ke-18 Kelurahan Rejosari, Ini Pesan Camat Tenayan Raya | 15:33 WIB - Bupati Afrizal Sintong Resmikan SPAM di Bagan Punak Pesisir | 15:33 WIB - Bupati Wardan Kukuhkan Pengurus Forum RT RW se-Inhil | 15:33 WIB - Pj Bupati Panen Raya Sekaligus Penanaman Jagung Manis di Desa Pulau Birandang | 15:33 WIB - Bupati Rezita Lantik Karang Taruna 14 Kecamatan di Inhu | 15:33 WIB - Pemko Pekanbaru Akan Anggarkan Rp67 Miliar untuk Pilkada 2024
/ Kuantan Singingi / Tak Kantongi Izin, Pemkab Kuansing akan Tutup PT Barito Riau Jaya /
Tak Kantongi Izin, Pemkab Kuansing akan Tutup PT Barito Riau Jaya
Kamis, 19 Januari 2023 - 16:15:32 WIB

TERKAIT:
   
 

TELUKKUANTAN ( bidikonline )  – Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau berencana menutup perkebunan PT Barito Riau Jaya yang terletak di Kecamatan Logas Tanah Darat dan Kecamatan Sentajo Raya. Sebab, perusahaan tersebut tidak mengantongi izin pengelolaan lahan.

Hal ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing, Suhardiman Amby, Kamis (19/1/2023) di Kantor Camat Sentajo Raya. Rencana ini diungkapkan Suhardiman menyikapi persoalan yang terjadi di tengah masyarakat Kecamatan Sentajo Raya.

"Kan kita tahu, kemaren ada korban PT Barito ini. Korban pembacokan karena konflik lahan. Dari situ, kita cek perizinannya, ternyata perusahaan tak kantongi izin," ujar Suhardiman.

Dilanjutkan Suhardiman, Pemkab Kuansing telah membentuk tim terpadu guna menyelesaikan konflik lahan antara masyarakat dan PT Barito Riau Jaya.

"Nah, besok pagi rencananya kita akan ke sana, audiensi dengan masyarakat serta kepala desa setempat. Kita akan tampung aspirasi dari masyarakat. Rencana, PT Barito kita tutup, minggu depanlah bersama rakyat," ujar Suhardiman kepada GoRiau.com.

Menurut Suhardiman, lahan yang dikuasai oleh PT Barito berstatus APL (area penggunaan lain). Karena APL, maka daerah punya kewenangan untuk menutup perusahaan tersebut. "Kalau kawasan hutan, itu kewenangan kementerian. Kalau APL, itu kita."

"Karena itu, kita tutup. Kita pastikan tidak ada kegiatan ilegal di daerah kita. Aturan jelas, di atas 25 hektare harus HGU, di bawah itu cukup sertifikat. Kita ingin pajak masuk ke daerah," terang Suhardiman.

Ketika PT Barito ditutup, lahan akan dikelola oleh daerah. Menurut Suhardiman, lahan ini nantinya bisa dikelola oleh BUMD atau BUMDes. "Yang paling tepat BUMDes ya," tegasnya.

"Nah, lahan yang dikuasai oleh masyarakat, ini nanti dirundingkan oleh pemerintah desa. Kita ingin, lahan ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mensejahterakan masyarakat," tutup Suhardiman.***(grc)


Berita Lainnya :
  • Buka MTQ ke-18 Kelurahan Rejosari, Ini Pesan Camat Tenayan Raya
  • Bupati Afrizal Sintong Resmikan SPAM di Bagan Punak Pesisir
  • Bupati Wardan Kukuhkan Pengurus Forum RT RW se-Inhil
  • Pj Bupati Panen Raya Sekaligus Penanaman Jagung Manis di Desa Pulau Birandang
  • Bupati Rezita Lantik Karang Taruna 14 Kecamatan di Inhu
  • Pemko Pekanbaru Akan Anggarkan Rp67 Miliar untuk Pilkada 2024
  • Bupati Afrizal Sintong Resmikan Rumah Sakit Awal Bros di Baganbatu Rohil
  • Bupati Siak Minta Perusahaan Proaktif Tanggulangi Bencana Banjir
  • Sepanjang 2022, DJP Riau Berhasil Kumpulkan Pajak Rp21,77 Triliun
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan