Sedikitnya 100 ribu warga Meksiko dan migran hilang tak jelas. Ada juga lebih dari 52 ribu mayat tak dikenal berada dalam tahanan pemerin...[read more] "> Sedikitnya 100 ribu warga Meksiko dan migran hilang tak jelas. Ada juga lebih dari 52 ribu mayat tak dikenal berada dalam tahanan pemerin" />
Senin, 20 Mei 2024
Follow Us:
11:13 WIB - Pj Gubri Dukung Penuh Parade Bhineka Tunggal Ika FPK Riau | 11:13 WIB - Bersama Ribuan Warga Kabupaten Kampar Se-Riau, Pj Bupati Kampar Apresiasi Bagholek Godang | 11:13 WIB - Bupati Bengkalis Buka Pelatihan TPHD | 11:13 WIB - Pererat Silaturahmi, Bupati Bengkalis Hadiri Halal Bi Halal IKMKB Jakrta | 11:13 WIB - Bupati Rohul Hadiri Milad IKJR ke 18 di Kabupaten Siak | 11:13 WIB - Bupati Siak Alfedri Hadiri Pelantikan FKPP di Ponpes Amanah Tarbyah Islamiyah Sabak Auh
/ Nasional / Lebih dari 100 Ribu Orang Hilang Secara Misterius di Meksiko /
Lebih dari 100 Ribu Orang Hilang Secara Misterius di Meksiko
Sabtu, 11 Maret 2023 - 16:51:20 WIB

TERKAIT:
   
 

Bidikonline.com - Sedikitnya 100 ribu warga Meksiko dan migran hilang tak jelas. Ada juga lebih dari 52 ribu mayat tak dikenal berada dalam tahanan pemerintah.

Informasi itu disampaikan oleh Kantor Program Washington untuk Amerika Latin (WOLA).

"Keluarga dari orang hilang (hanya bisa) berharap mendapat tanggapan cepat dari pejabat Meksiko atas laporan mereka tentang orang-orang terkasih yang hilang," kata Maureen Meyer, Wakil WOLA seperti dikutip dari CNN, Jumat (10/3).

Sementara itu, Komite Palang Merah Internasional menyebut pada 2022 kemarin, 40 ribu kerabat orang yang hilang di Meksiko selama bertahun-tahun telah berusaha mencari orang hilang yang mereka cintai tersebut.

Wilayah Teluk Meksiko selama ini memang rawan. Wilayah tersebut salah satunya meliputi Tamaulipas, daerah yang menjadi rute terpendek bagi para migran untuk mencari kehidupan yang lebih baik di AS.

Meski rutenya pendek, perjalanan di daerah itu penuh dengan risiko. Meyer mengatakan banyak migran yang sering menjadi korban penculikan saat melewati kawasan tersebut

Alhasil, menurut data pemerintah, negara bagian itu memiliki jumlah kasus orang hilang tertinggi ketiga di negara itu.

Pada 2010 saja misalnya, 72 migran dari Amerika Tengah dan Selatan dibantai oleh kartel di San Fernando, beberapa jam dari perbatasan Tamaulipas. Beberapa kuburan massal juga telah ditemukan di negara bagian itu selama bertahun-tahun.

Namun, di tengah masalah tersebut, banyak yang menuduh, pihak berwenang Meksiko lamban dalam menangani masalah tersebut.
(ckp)


Berita Lainnya :
  • Pj Gubri Dukung Penuh Parade Bhineka Tunggal Ika FPK Riau
  • Bersama Ribuan Warga Kabupaten Kampar Se-Riau, Pj Bupati Kampar Apresiasi Bagholek Godang
  • Bupati Bengkalis Buka Pelatihan TPHD
  • Pererat Silaturahmi, Bupati Bengkalis Hadiri Halal Bi Halal IKMKB Jakrta
  • Bupati Rohul Hadiri Milad IKJR ke 18 di Kabupaten Siak
  • Bupati Siak Alfedri Hadiri Pelantikan FKPP di Ponpes Amanah Tarbyah Islamiyah Sabak Auh
  • Korban Sampan Tenggelam di Inhu Ditemukan Meninggal Dunia
  • Pemko: Rangkaian PPDB Tidak Dipungut Biaya
  • Kebutuhan Hewan Kurban di Pekanbaru Diperkirakan Sama dengan Tahun Lalu
  •  
    Komentar Anda :
       


    Galeri   + Index Galeri
    Memperingati Hari Jadi Rohul ke - 18, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

    Home | Daerah | Nasional | Hukum | Politik | Olahraga | Entertainment | Foto | Galeri | Advertorial | Lintas Nusantara | Kepulauan Nias
    Pekanbaru | Siak | Pelalawan | Inhu | Bengkalis | Inhil | Kuansing | Rohil | Rohul | Meranti | Dumai | Kampar
    Profil | Redaksi | Index
    Pedoman Berita Siber

    Copyright © 2009-2016 bidikonline.com
    Membela Kepentingan Rakyat Demi Keadilan